BATANG HARI/Detektif Brantas.com – Dugaan maraknya peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Kecamatan Mersam, Kabupaten Batang Hari,Propinsi Jambi kembali menjadi perhatian masyarakat. Kali ini, sejumlah warga Desa Sengkati Mudo, khususnya RT 07, menyampaikan informasi mengenai seorang pria berinisial DN”.
Berdasarkan informasi dan laporan yang diterima Detektif Brantas.com, warga menduga aktivitas transaksi narkotika masih berlangsung di wilayah tersebut. Bahkan, warga menyebut aktivitas sering di wilayah belakang SD setempat,yang diduga berkaitan dengan peredaran sabu tersebut seolah dilakukan secara terbuka.
Namun demikian, informasi tersebut masih berupa dugaan dan membutuhkan pembuktian serta penindakan dari aparat penegak hukum.
Yang menjadi perhatian masyarakat bukan hanya dugaan aktivitas peredaran narkotika, tetapi juga munculnya spekulasi mengenai kemungkinan adanya pihak tertentu yang memberikan perlindungan kepada orang yang disebut-sebut sebagai “Dn”.
Seorang warga Sengkati Mudo yang meminta identitasnya dirahasiakan mengatakan, keberanian seseorang yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika secara terbuka menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat.
«“Kami heran kenapa bisa berani seperti itu. Ada dugaan dia merasa punya orang yang melindungi. Tapi kami tidak tahu siapa orangnya,” ujar warga tersebut, Rabu (9/9/2026).»
Detektif Brantas.com menegaskan bahwa dugaan mengenai adanya pihak yang memberikan perlindungan tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya. Tidak boleh ada pihak yang dinyatakan terlibat sebelum terdapat bukti dan proses hukum yang sah.
Atas informasi tersebut, masyarakat meminta Kapolres Batang Hari memberikan perhatian serius dan memastikan laporan warga ditindaklanjuti secara profesional.
Warga juga berharap penanganan dilakukan secara objektif dan terukur, termasuk apabila diperlukan melalui tim yang dianggap mampu menjaga kerahasiaan informasi serta mencegah kemungkinan kebocoran operasi.
Selain itu, Kapolda Jambi diharapkan ikut melakukan pengawasan terhadap pemberantasan narkotika di wilayah hukum Polres Batang Hari.
Apabila dalam proses penyelidikan nantinya ditemukan keterlibatan oknum aparat dalam melindungi jaringan narkotika, masyarakat meminta agar pihak tersebut diproses sesuai ketentuan hukum dan kode etik yang berlaku.
Tim Investigasi akan terus memantau informasi tersebut dan mendorong aparat penegak hukum untuk melakukan verifikasi secara langsung.
Kami juga membuka ruang hak jawab dan konfirmasi kepada pihak yang disebut dalam pemberitaan, termasuk D alias Doni, apabila yang bersangkutan ingin memberikan klarifikasi.
Sebab, pemberantasan narkotika membutuhkan keberanian, profesionalitas, serta transparansi seluruh pihak.
Jika dugaan tersebut terbukti, hukum harus ditegakkan Dan Hukum harus berdiri tegak tanpa pandang bulu.
(Tim investigasi)















