FRIC/Detektif Brantas.com – Bukti Fast Respon Indonesia Center cinta Polri dan menjaga Marwah Polri , Maka FRIC menyikapi adanya pelanggaran yang dilakukan oleh oknum anggota Polri sehingga mencederai institusi tersebut
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Fast Respon Indonesia Center Provinsi Jambi. menyampaikan ” Perlu nya perkuat Wawasan kebangsaan dan moral Pancasila bagi personel Polri , karena itu menjadi pondasi utama bagi personel Polri, karena keduanya langsung nyambung ke tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Pentingnya Wawasan Kebangsaan bagi Polri :
Menjaga keutuhan NKRI: Personel bertugas di seluruh wilayah dengan budaya, suku, dan agama berbeda. Wawasan kebangsaan bikin kita tetap satu visi: Bhineka Tunggal Ika, bukan malah terpecah
Netral dan profesional: Di tahun politik atau saat konflik horizontal, wawasan kebangsaan jadi rem supaya Polri tidak terseret kepentingan kelompok tertentu.
Memahami ancaman nyata: Radikalisme, separatisme, dan intoleransi masuk lewat celah lemahnya rasa kebangsaan. Anggota yang paham wawasan kebangsaan lebih peka deteksi dini.
Penguat legitimasi: Masyarakat percaya pada Polri yang hadir sebagai representasi negara, bukan golongan.
Pentingnya Moral Pancasila bagi Polri
Pedoman etika di lapangan: 5 sila Pancasila itu kode etik hidup.
Sila 1: Hormat hak beribadah saat pengamanan kegiatan keagamaan.
Sila 2: Perlakuan humanis, tidak main pukul, junjung HAM.
Sila 3: Utamakan persatuan di atas ego kesatuan atau pribadi.
Sila 4: Musyawarah dengan tokoh masyarakat sebelum tindakan represif.
Sila 5: Tegakkan hukum tanpa pandang bulu, berantas pungli.
Benteng dari pelanggaran: Korupsi, kekerasan berlebihan, dan penyalahgunaan wewenang biasanya lahir karena moral Pancasila ditinggalkan.
Membangun kepercayaan publik: Polisi yang jujur, adil, dan beradab bikin masyarakat merasa aman lapor dan kerja sama.
Intinya: Wawasan kebangsaan adalah “kompas” yang nunjukin arah tujuan negara. Moral Pancasila adalah “rem dan gas” yang ngatur cara kita menuju ke sana. Tanpa keduanya, pangkat naik pun kosong, karena yang dinilai rakyat adalah sikap dan tindakan di lapangan
Semoga Pemimpin Polri perkuat dua hal tersebut selain Tribrata dan Catur Prasetya dan agar Polri Presisi semakin Profesional dan berintegritas ” pungkas Dody (Red)














