Batanghari.Detektifbrantas.com– Dalam sebuah operasi selama sebulan penuh, Satuan Reserse Narkoba (Satres narkoba) Polres Batanghari berhasil membongkar jaringan peredaran narkoba yang meresahkan. Delapan tersangka berhasil diringkus dan tujuh kasus berhasil diungkap, menunjukkan komitmen kuat aparat dalam memberantas kejahatan tersebut.
Operasi yang berlangsung sejak 17 Februari hingga 11 Maret 2025 ini membuahkan hasil signifikan. Wakapolres Batang Hari, Kompol M. Ridho, dalam konferensi pers di Gedung Balai Laluan Bhayangkara, Kamis (13/3), menyatakan bahwa perang melawan narkoba di Batanghari tidak akan pernah berhenti. Ia menegaskan komitmen Polres Batang Hari untuk menindak tegas siapa pun yang terlibat. Kasat Narkoba IPTU Al Imron dan Kasi Humas IPTU Simbang Tetap turut hadir mendampingi.
Tim Kuda Hitam: Pahlawan Tanpa Jubah

Modus Operandi Beragam, Lokasi Operasi Tersebar
Penangkapan dilakukan di berbagai lokasi di Kabupaten Batang Hari, mulai dari Dusun Mangun Jaya, Desa Pompa Air, Kecamatan Bajubang hingga Jalan Jambi-Muara Bulian, Desa Tenam, Kecamatan Muara Bulian. Para pelaku menggunakan berbagai modus, termasuk sistem tempel dan transaksi langsung. Namun, kejelian dan kerja keras polisi berhasil mengungkap dan melumpuhkan jaringan tersebut.
Barang Bukti dan Tersangka :
Sebanyak 43 paket sabu dengan berat total 24,7 gram berhasil diamankan sebagai barang bukti. Delapan tersangka, semuanya laki-laki, telah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan Pasal 114 Subsider Pasal 112 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun penjara. Identitas tersangka antara lain Deni Novriansyah (DN) & Doni Novriadi (DN), Radit Oktario Ramadhan (ROR), Subhan Akbar (SA), Zakaria (Z), Aji Pangestu (AP), Parwanto Alias Caluk (P), dan Aldi Saputra (AS).
Kompol M. Ridho juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam memberantas narkoba dengan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan. Ia menekankan pentingnya melindungi generasi muda dari bahaya narkoba. Polres Batanghari juga menyampaikan apresiasi kepada insan pers atas dukungannya dalam pemberitaan.
Pengungkapan kasus ini menunjukkan keseriusan Polres Batang Hari dalam memberantas narkoba. Kerja sama antara aparat kepolisian dan masyarakat sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba. Polres Batanghari tetap terbuka terhadap kritik dan saran untuk meningkatkan efektivitas pemberantasan narkoba di masa mendatang. (Tim FRN counter Polri)














