BATANG HARI / Detektif Brantas.com – Sejumlah warga Desa Sengkati Baru, RT 02, Kecamatan Mersam, Kabupaten Batang Hari, Jambi, mengaku resah dengan dugaan maraknya peredaran narkoba di wilayah mereka. Warga menilai kondisi tersebut berdampak pada meningkatnya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, termasuk maraknya pencurian buah sawit milik warga.

Kamis (25/6/2026), salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan menyampaikan keluhannya kepada tim media. Ia menduga terdapat seorang pria berinisial AD bin M yang diduga terlibat dalam peredaran narkoba di wilayah tersebut.

“Kami berharap aparat segera menindaklanjuti informasi ini. Anak-anak muda sering berkumpul pada malam hari di sekitar pasar, dan warga menduga ada yang menggunakan narkoba,” ujar warga tersebut.

Menurutnya, keresahan masyarakat tidak hanya terkait dugaan peredaran narkoba, tetapi juga dampak sosial yang ditimbulkannya. Warga mengaku sering kehilangan hasil panen sawit dan beberapa kali memergoki pelaku pencurian buah sawit milik masyarakat.

“Saya pernah bertemu orang yang diduga mencuri sawit. Saat ditegur, alasannya karena butuh uang untuk membeli narkoba, bukan untuk kebutuhan sehari-hari. Hal ini membuat kami sangat prihatin,” ungkapnya.

Warga berharap aparat penegak hukum dapat melakukan penyelidikan dan penindakan sesuai ketentuan hukum yang berlaku agar situasi keamanan dan ketertiban di lingkungan mereka kembali kondusif.

Sementara itu, berdasarkan penelusuran tim investigasi di lapangan, sejumlah warga menyebut bahwa pria yang dimaksud kerap terlihat berada di sebuah pondok di tepi jalan yang biasa digunakan warga sebagai pos ronda atau tempat berjaga menjaga ternak kerbau. Lokasi tersebut berada tidak jauh dari area pabrik BSM yang sudah tidak beroperasi.

Warga juga menyebut yang bersangkutan diduga beraktivitas di kediaman orang tuanya yang berjarak sekitar 200 meter dari Simpang Pabrik TSM, Desa Sengkati Baru.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak yang disebutkan dalam laporan warga belum memberikan keterangan atau tanggapan resmi. Tim media masih berupaya melakukan konfirmasi guna memperoleh informasi yang berimbang.

Masyarakat berharap laporan dan keluhan yang mereka sampaikan dapat menjadi perhatian aparat penegak hukum untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut sesuai prosedur yang berlaku.

(Tim investigasi)

Reporter: admin