BUNGO/Detektif Brantas.com – Polres Bungo melalui Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) menegaskan komitmennya dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika di wilayah hukumnya.
Setiap laporan maupun pengaduan masyarakat dipastikan akan ditindaklanjuti secara profesional, cepat, dan sesuai prosedur hukum yang berlaku.
Penegasan tersebut disampaikan Kapolres Bungo melalui Kasat Resnarkoba, AKP Panji Lazuardi, Sabtu (23/05/2026).
“Kami berkomitmen memberantas penyalahgunaan dan peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Bungo. Setiap informasi dari masyarakat akan kami tindak lanjuti secara serius,” ujar AKP Panji.
Ia menjelaskan, pihaknya menerima laporan masyarakat dari wilayah Pasar Lubuk Landai terkait dugaan maraknya aktivitas peredaran narkotika. Laporan tersebut diterima pada 11 Mei 2026 dan segera ditindaklanjuti Tim Opsnal Satresnarkoba dengan melakukan penyelidikan di lapangan.
Dari hasil penyelidikan tersebut, petugas berhasil mengamankan satu orang terduga pelaku yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika. Selanjutnya, tim melakukan pengembangan guna mengungkap jaringan yang terkait.
AKP Panji juga menjelaskan adanya upaya penindakan lain di sekitar kawasan Jembatan Lubuk Landai berdasarkan informasi masyarakat. Saat dilakukan penyergapan, salah satu terduga pelaku berusaha melarikan diri dengan cara terjun ke sungai.
“Petugas telah berupaya melakukan pengejaran dan pencarian di sekitar lokasi. Namun karena kondisi di lapangan dan situasi yang cukup berisiko, pelaku tidak berhasil ditemukan saat itu,” jelasnya.
Keesokan harinya sekitar pukul 08.00 WIB, warga menemukan sesosok mayat mengapung di wilayah Desa Ampelu, Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo. Setelah dilakukan identifikasi, diketahui korban diduga merupakan terduga pelaku yang sebelumnya melarikan diri saat hendak diamankan petugas.
Jenazah kemudian dibawa ke rumah desa Lubuk Landai untuk dilakukan pemeriksaan medis. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal tenaga medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun luka tembak pada tubuh korban.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi terkait dugaan tindak pidana narkotika demi menciptakan lingkungan yang aman dan bersih dari penyalahgunaan narkoba.
“Kami mengajak masyarakat agar tidak takut memberikan informasi kepada pihak kepolisian. Kerja sama masyarakat sangat penting dalam upaya pemberantasan narkoba di Kabupaten Bungo,” tutupnya. (Red)















