Jakarta/Detektif Brantas.com — Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memberikan apresiasi kepada jajaran anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia yang dinilai menunjukkan keteladanan, kesabaran, dan sikap humanis saat menjalankan tugas pengamanan di lapangan.
Pernyataan tersebut disampaikan Kapolri menyusul pelaksanaan pengamanan aksi unjuk rasa yang berlangsung di kawasan Markas Besar Polri, Jumat (27/2/2026) sore. Dalam kegiatan tersebut, seorang anggota tetap bersikap tenang dan profesional meskipun mendapat caci maki dari massa aksi, serta tidak terpancing emosi selama menjalankan tugas pengamanan.
Menurut Kapolri, sikap tersebut merupakan standar ideal yang harus dimiliki setiap personel Polri dalam menangani situasi unjuk rasa, yakni mengedepankan pendekatan persuasif, profesional, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Selain itu, Kapolri juga menyinggung dedikasi personel di daerah, termasuk di Tual, di mana Kapolres setempat tetap memimpin langsung pengamanan meskipun mengalami luka akibat terkena anak panah saat bertugas. Keberanian dan komitmen tersebut dinilai sebagai bentuk pengabdian yang patut diapresiasi.
Kapolri menegaskan agar seluruh jajaran segera melaporkan anggota yang menunjukkan prestasi, dedikasi, maupun tindakan teladan di lapangan.
“Jika ada anggota yang berprestasi, segera laporkan kepada saya. Mereka harus diberikan reward, baik melalui kesempatan pendidikan pengembangan maupun promosi jabatan,” tegas Kapolri.
Ia menambahkan, langkah tersebut merupakan bentuk perhatian institusi terhadap profesionalisme, kesabaran, dan keberanian anggota dalam menjalankan tugas negara, sekaligus untuk mendorong budaya kerja yang humanis dan berintegritas di tubuh Polri.
(Red)















