Baturaja | detektifbrantas.com – Upaya menjaga stabilitas keamanan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor.
Polres OKU secara resmi menggandeng Bank Negara Indonesia (BNI) Cabang Baturaja dalam sinergi strategis yang berorientasi pada penguatan Kamtibmas dan dukungan terhadap aktivitas perekonomian masyarakat.
Komitmen tersebut ditandai dengan kunjungan silaturahmi pimpinan BNI Cabang Baturaja ke Mapolres OKU, Jumat (9/1/2026). Kapolres OKU AKBP Endro Aribowo, S.I.K., M.A.P., menerima langsung rombongan BNI di ruang kerjanya sebagai bentuk penguatan hubungan kelembagaan antara institusi kepolisian dan sektor perbankan.
Kapolres OKU didampingi Kabag SDM Polres OKU Kompol Alpian, S.E., M.M. Kehadiran unsur manajerial ini menunjukkan bahwa kerja sama yang dibangun tidak hanya menyasar aspek pengamanan, tetapi juga penguatan sistem dan sumber daya pendukung di masing-masing institusi.
Pertemuan berlangsung dalam suasana terbuka dan konstruktif. Kedua pihak membahas evaluasi kerja sama yang telah berjalan sekaligus menjajaki peluang kolaborasi lanjutan, khususnya dalam pengamanan sektor perbankan, pencegahan gangguan keamanan, serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
AKBP Endro Aribowo menegaskan bahwa sinergi Polri dengan perbankan memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas daerah. Menurutnya, keamanan yang kondusif menjadi prasyarat utama bagi kelancaran layanan publik dan pertumbuhan ekonomi lokal.
“Koordinasi dan komunikasi yang solid antara Polres OKU dan BNI Baturaja harus terus diperkuat. Tujuannya jelas, menghadirkan rasa aman bagi masyarakat sekaligus mendukung aktivitas ekonomi yang sehat dan berkelanjutan,” tegas Kapolres.
Lebih jauh, sinergi ini diharapkan mampu memberikan dampak langsung bagi masyarakat, baik melalui peningkatan keamanan lingkungan, perlindungan aktivitas perbankan, maupun pelayanan publik yang lebih cepat dan profesional.
Kolaborasi Polres OKU dan BNI Baturaja tersebut dinilai sebagai langkah strategis dalam membangun ekosistem daerah yang aman, stabil, dan berdaya saing, sejalan dengan agenda nasional penguatan pelayanan publik dan keamanan sektor vital.
(Herlan)**














